Uncategorized

Jalan Panjang Menuju Pulang

Pipiet Senja Sinopsis Frankie dan Fatin berkenalan di dunia maya. Mereka sering chatt online, saling berkirim foto dan video. Fatin lugu sekali, sangat percaya kebaikan hati Frankie yang mau membeli seluruh aset yang dimilikinya, peninggalan mantan suami. Frankie melamarnya menjadi istrinya, dan memintanya datang ke Belanda. Demi menyelamatkan anaknya dari kejaran keluarga mantan suami, Fatin...

Kemerlip Langitku #20 Dalam Semesta Cinta

Anno, 1993 Setelah operasi pengangkatan kista di rahim, kuputuskan membebaskan diriku dari IUD yang memang sering bermasalah. Kalau bukan rasa nyeri di dinding rahim, tentu menstruasiku berlebihan, tak jarang sampai dua kali dalam sebulan. Umurku 36 tahun saat itu, limpaku membengkak dengan penyakit bawaan yang mengharuskanku ditransfusi secara berkala. Ketika melahirkan dua anak sebelumnya, aku...

Bintang Pun Tersenyum #19 Dalam Semesta Cinta

Bintang Pun Tersenyum Haekal berumur sembilan tahun, kelas empat SD, selalu peringkat pertama. Anak ini melimpahiku dengan banyak prestasi, kebanggaan dan kebahagiaan tak teperi. “Kata dokter, sekarang Mama lagi hamil, Nak,” aku berkata sambil mengusap kepalanya, siang itu sepulang Haekal sekolah. Anak laki-laki yang nyaris tak pernah membuat ibunya bersusah hati itu mengangkat kepalanya, memandangi...

Beruntunglah Ada Si Buah Hati #18 Dalam Semesta Cinta

Anno, 1984 Hari demi hari kulakoni takdirku berdua anakku semata wayang, sebagai seorang ibu, seorang janda, seorang penulis, single parent. Telah banyak air mata tertumpah, maka tak ingin lagi kubuang waktu percuma! Berdua anakku, aku akan mengetuk satu demi satu kantor redaksi, menjajakan karya-karyaku berupa; cerpen, artikel, cerita bersambung dan novelet. Minimal dua kali dalam...

Ungu Hariku Jingga Hatiku #17 Dalam Semesta Cinta

Keadaan pernikahan tidaklah menjadi membaik setelah ada anak. Acapkali aku menangisi anakku, apabila ayahnya tanpa tedeng aling-aling menuduhku, apa yang disebutnya sebagai; melahirkan anak di dalam rumah tanggaku. Usia 11 bulan anakku ketika aku jatuh sakit dan tetirah di rumah orang tuaku. Ketika pulang kutemukan jejak perselingkuhan yang sangat keji kurasai, dan amat melukai hati...

Kemerlip Langitku #16 Dalam.Semesta Cinta

Anno, 1989Setelah operasi pengangkatan kista di rahim, kuputuskan membebaskan diriku dari IUD yang memang sering bermasalah. Kalau bukan rasa nyeri di dinding rahim, tentu menstruasiku berlebihan, tak jarang sampai dua kali dalam sebulan. Umurku 36 tahun saat itu, limpaku membengkak dengan penyakit bawaan yang mengharuskanku ditransfusi secara berkala. Ketika melahirkan dua anak sebelumnya, aku harus...

Nostalgia Gila #15 Dalam Semesta Cinta

Anno, 1981Pesta pengantin ala Sunda usai sudah. Pukul sembilan malam, suasana rumah di Gang Margaluyu 175 itu lengang, sunyi senyap. Tak ada lagi orang lalu-lalang, wara-wiri… Pendeknya sepi nian, bagaikan di kuburan ‘kali, yah! “Kita berangkat pukul dua nanti, Piet,” berkata lelaki itu, sosok yang telah resmi menjadi suamiku, sepuluh hari yang lalu. Dan keluargaku...

Sepotong Hati di Sudut Kamar #14 Dalam Semesta Cinta

Medio, 1979 Adikku En menikah dengan direktur perusahaan tempatnya bekerja selama itu. Umur suaminya lebih tua daripada Bapak. Akhirnya adikku En menjadi istri muda. Persis seperti yang pernah diangankannya saat kecil dan saat remaja. Kepingin punya suami seorang kaya raya, biar kakek-kakek sekalipun! Parahnya adalah masalah akidah, karena suaminya pemeluk Protestan. Meskipun ketika menikah di KUA,...

Lakon Si Denok #13 Dalam Semesta Cinta

Pipiet Senja Anno, 1977Denok bukan nama orang atau hewan peliharaan. Dia nama sebuah benda, tepatnya sebuah mesin ketik milikku. Mendiang Bapak yang memberinya nama begitu. “Si Denok geulis, cantiiiik… banyak rezekinya, membawa hoki dan berkah buat kita semua,” ujarnya sambil bergurau seperti kebiasaannya.Kami, aku dan enam adik akan tersenyum-senyum mendengarnya. “Berkat si Denok ada juga...

Asal Mula Nama Pena: Pipiet Senja #12 Dalam Semesta Cinta

Merajut Asa Merenda Mimpi Saat-saat merajut asa dan merenda mimpi pun dimulai. Ada kegemaran baru yang aku gandrungi. Selain korespondensi dan mengunjungi perpustakaan, aku suka sekali menyimak dunia remaja di radio. Aku suka mengisi acara-acara remaja, seperti lagu dan puisi, drama radio, artikel sastra, pelangi budaya dan sebagainya. Mulanya memakai nama Tauresita, sesuai bintangku Taurus....